Tag Archives: CPL

Ini 4 Lisensi yang Harus Dimiliki oleh Seorang Pilot

Lisensi Pilot

Ketika duduk dibangku Sekolah Dasar (SD), sering kali guru menanyakan cita-cita pada siswanya. Ada sebagian siswa menjawab ingin menjadi seorang pilot. Terus guru, bertanya lagi, apa alasannya ingin menjadi seorang pilot? Ada yang menjawab karena ingin jalan-jalan gratis dan ada juga yang menjawab ingin melihat pemandangan dari atas.

Untuk mewujutkan cita-cita menjadi seorang pilot, tentunya langkah pertama yang harus dijalankan adalah masuk sekolah penerbangan terlebih dahulu. Mengapa? Untuk menjadi seorang pilot, Anda harus memiliki lisensi terlebih dahulu. Lisensi bagi seorang pilot sangat penting. Ini cara untuk membuktikan bahwa Anda layak untuk menjadi seorang pilot. Menjadi seorang pilot beban yang harus ditanggung cukup besar karena keselamatan semua penumpang ada di pilot. Untuk itu, sebelum Anda mengapai cita-cita Anda menjadi seorang pilot, maka Anda harus memiliki 4 lisensi ini terlebih dahulu:

Private Pilot License (PPL)

Lisensi pertama yang harus dimiliki oleh seorang pilot adalah PPL (Private Pilot License). Dengan memiliki lisensi ini seorang pilot sudah boleh menerbangakan pesawat, tapi tidak boleh menerima bayaran dari apa yang sudah dilakukan. Lisensi ini juga biasanya digunakan oleh para siswa untuk berlatih menerbangkan pesawat. Untuk mendapatkan lisensi ini bukan hal mudah karena Anda harus memiliki jam terbangan sebanyak 40 hingga 60 jam terbang. Namun, jam terbangan yang disebutkan tidak semua sekolah Pilot sama. Ini tergantung dari kebijakan dari negara masing-masing. Negara Indonesia sendiri memberikan syarat untuk mendapatkan lisensi dengan jumlah 60 jam terbang.

Commercial Pilot License (CPL)

Untuk mendapatkan lisensi Commercial Pilot License (CPL), Anda harus lulus mendapatkan lisensi PPL terlebih dahulu. CPL, merupakan lisensi yang sudah diperbolehkan untuk menerbangkan pesawat dengan mendapatkan bayaran atau tidak dari pekerjaan yang dilakukannya. Bagi Anda yang ingin mendapatkan lisensi CPL, sebaiknya mulailah dari sekarang untuk mendapatkan jam terbang cukup banyak. Commercial Pilot License (CPL) dibutuhkan waktu 140 hingga 250 jam terbang. Jam terbang yang dibutuhkan ini sama dengan di atas, yaitu tergantung dengan masing-masing negara menetapkannya. Untuk negara Indonesia sendiri membutuhkan waktu sebanyak 200 jam terbang.

Airline Transport Pilot License (ATPL)

Bagi Anda yang berkeinginan menjadi captaine di pesawat yang membawa berat tertentu, maka Anda harus memiliki lisnsi ATPL terlebih dahulu. Untuk mendapatkan lisensi ATPL ini, Anda harus memiliki 1500 jam terbang. Selain memiliki jam terbang yang cukup banyak, Anda juga harus lulus mendapatkan lisensi CPL terlebih dahulu. Lisensi ATPL juga menjadi syarat penting bagi Anda yang ingin bergabung menjadi pilot di penerbangan Airlines dengan penerbangan yang telah terjadwal.

Multi Engine (ME)

Ada satu lagi lisensi yang tidak kalah pentignya dari lisensi-lisensi di atas untuk menjadi seorang pilot, yaitu multi engine (ME). Lisensi ini sangat penting untuk pilot yang ingin menerbangkan pesawat dengan mesin ganda. Namun, bagi anda yang berkeinginan menerbangkan pesawat jet, anda harus memiliki lisensi instrumen rating (IR) terlebih dahulu. Pilot yang memegang lisensi ini memiliki resiko cukup besar. Meskipun cukup berresiko, tapi dirinya tidak hanya bisa menjadi seorang pilot, tapi juga bisa menjadi seorang instruktur.

Untuk menjadi seorang pilot bukan langkah mudah karena harus menempuh beberapa langkah terdahulu agar menjadi seorang pilot yang profesional. Menjadi seorang pilot tidak hanya lulusan dari sekolah penerbangan, tapi harus memenuhi syarat-syarat yang ada salah satunya harus punya lisensi penerbangan.

Cara Menjadi Pilot Komersial

pilot komersialPilot adalah profesi impian banyak orang. Ada yang memang sejak kecil bermimpi menerbangkan pesawat dan ada juga yang telah menimbang-nimbang pilihan karir akhirnya ingin menjadi pilot. Tak hanya dari kalangan pria, kaum hawa juga ingin menerbangkan pesawat dengan profesional. Ngomong-ngomong, ingin menjadi pilot seperti apakah Anda? Apakah menjadi pilot untuk diri sendiri yang menerbangkan pesawat untuk keperluan pribadi? Atau, Anda mungkin ingin menjadi pilot komersial yang menerbangkan pesawat dengan penumpang berbayar? Why not? Inilah yang menjadi mimpi bagi sebagian banyak orang. Selain penghasilannya besar, akan ada rasa kebanggaan tersendiri jika menyandang gelar sebagai pilot komersial.

Nah, bagaimana caranya? Di bawah ini akan dibahas tiga tahapan untuk menjadi pilot komersial terlepas dari persyaratan tentang umur, administrasi, dan keadaan fisik:

Lulus dari sekolah pilot

Melewati setiap proses diklat (pendidikan dan pelatihan) di sekolah pilot hingga lulus tentunya merupakan syarat utama untuk menjadi pilot komersial. Di sana cadet akan dididik dan dilatih selama jangka waktu tertentu untuk menerbangkan pesawat. Ada yang mengatakan bahwa cadet bisa lulus dalam waktu satu tahun dan ada juga yang 2-3 tahun. Ingat, bahwasanya itu tidak mutlak (tergantung dari diri Anda). Agar lancar dan lulus tepat waktu, jangan lewatkan kelas dan lakukan yang terbaik.

Kalau sekarang Anda masih di SMA atau sedang mencari-cari sekolah pilot yang tepat, ada beberapa pertimbangan sebelum memilih salah satu terkait kualitas sekolah, deskripsi program, fasilitas sekolah, dan biaya.

Memiliki lisensi PPL-CPL-IR atau PPL-CPL-IR-ME

Pilot komersial memiliki lisensi khusus untuk menerbangkan pesawat komersial yang dikenal dengan nama CPL (Commercial Pilot License). Untuk mendapatkan lisensi tersebut, tentu saja cadet harus melewati ujian terbang terlebih dahulu dan berkompetensi di dunia penerbangan. Setelah lulus dari sekolah pilot, calon pilot harus melewati ujian untuk mendapatkan llisensi alias izin terbang terlebih dahulu.

Btw, mengapa harus mengambil lisensi atau sertifikat tambahan seperti IR atau ME? Tentu saja tujuannya tak lain dan tak bukan untuk jadi lebih profesional dalam menerbangkan pesawat. Faktanya, dengan memegang lisensi IR, pilot diperkenankan untuk menerbangkan pesawat di malam hari dan cuaca agak buruk sedangkan lisensi ME memungkinkan pilot menerbangkan pesawat bermesin ganda. Semakin tinggi level lisensi yang dipunya, tentu semakin membuka peluang kerja bagi calon pilot.

Melakukan endorsement (bagi lulusan sekolah pilot asing)

Tahapan selanjutnya adalah melakukan endorsement khususnya bagi Anda yang merupakan lulusan sekolah pilot asing (atau yang ingin bekerja di maskapai penerbangan asing). Jadi, jangan khawatir bagi Anda yang memilih sekolah pilot luar negeri tapi ragu apakah bisa diterma di maskapai lokal atau tidak.

Endorsement di dunia penerbangan adalah tahap lebih lanjut berupa kursus singkat sekitar 1 bulan untuk membuktikan bahwa Anda benar-benar worth it. Tentu dibutuhkan biaya tambahan untuk endorsement ini tergantung dari masing-masing sekolah pilot yang menawarkan program.